Tekanan darah tinggi pada Ibu hamil masih sering didapatkan. Hal ini menjadi efek yg cukup serius untuk Ibu hamil. untuk penanganan maupun pengobatan hipertensi dilakukan oleh dokter dan bidan guna mencegah dampak atau komplikasi dari hipertensi dalam kehamilan sendiri umumnya jadi salah satu tanda atau gejala pre-eklampsia pada ibu hamil yang bisa jadi eklampsia. Eklampsia sendiri dapat lalu menjadi sindrom HELLP.

Baca Juga : Manfaat spirulina untuk ibu menyusui

Umumnya Ibu dengan hipertensi terjadi karena riawayat jarang memeriksakan diri mulai dari awal kehamilan, atau pola hidup waktu hamil yang kurang tepat. Tentu apabila ditemukan tanda hipertensi, lalu Ibu perlu untuk berjuang mengembalikannya demi kesehatan diri dan janin. Pengontrolan sendiri dapat dilakukan dengan memeriksakan diri pada dokter dan bidan. Namun selain itu, kita jga perlu mengenal, hal apa ajja yg dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi tsb.

Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Hamil

ibu hamil hipertensi 1 . Diet pola makan

Penyebab hipertensi umumnya adalah diakibatkan pola diet pada hal ini pola makan yg kurang baik. Dalam beberapa makanan seperti makanan yang mengandung banyak lemak dan tinggi garam spt makanan fast food termasuk salah satu faktor menyebabkan mudahnya Ibu hamil mengalami hipertensi. Oleh karenanya, Ibu hamil hendaknya menhindari dulu mengkonsumsi makanan seperti itu, jika barang kali terasa berat, Ibu hamil boleh mencoba mengurangi porsi atau frekuensi makan makanan tersebut secara perlahan-lahan dahulu. (Baca juga: Ibu hamil donor darah, Bolehkan Ibu Hamil Makan Sate Kambing? )

Makanan tinggi lemah memiliki molekul besar lalu di dalam darah akan terbawa sesuai dengan aliran darah. Akibatnya kandungan lemak jahat kemudian akan terakumulasi menyebabkan trombosis pada pembuluh darah. Dimana pembuluh darah akan terkumpul plak-plak lemak di sepanjang dindingnya, hingga dalam waktu panjang maka akan membuat aliran darah sebagai sempit. Teorinya mirip seperti saluran selang yang mempunyai lubang sempit cenderung mempunyai arus air yang deras dibanding dengan selang dengan lubang yg besar. Mekanisme ini menyebabkan terjadinya hipertensi malah bisa menyebabkan stroke.

Pola konsumsi garam atau makanan cepat saji banyak juga mempergunakan penyedap rasa tambahan. Menyebabkan makanan-makanan tersebut mengandung banyak sekali geram natrium. Sifat garam natrium adalah menarik cairan sehingga menjadi bertumpuk. Akibatnya dalam sistem sirkulasi darah, natrium akan menarik cairan ke dalam sirkulasi darah dan menyebabkan jumlah cairan yang banyak dan terjadi kenaikan tekanan cairan dalam spekulasi terhadap pembuluh darah.

Oleh sebab itu, bagi Ibu hamil lebih baik mengurangi mengkonsumsi makanan yg banyak mengandung lemak serta mengandung garam yg melimpah terutama paling sering contohnya makananan cepat saji atau fast food. Ibu hamil lebih baik mulai mengganti cemilan dengan buah-buahan, atau menambahkan buah-buahan dalam menu makanan, sehingga membuat makanan lebih sehat serta memberikan rasa kenyang sebagai pengganti ngemil terutama ngemil makanan atau snack yg mengandung banyak penyedap rasa.

2 . Konsumsi makanan sumber kalium

Dikatakan bahwa naiknya tekanan darah adalah akibat bukan seimbangnya kadar kalium kemudian natrium. Dimana bila kadar natrium terlampau tinggi, maka dapat menyebabkan terjadinya hipertensi atau tekanan darah tinggi. Oleh karenanya, selain dengan mengurangi asupan natrium, cara lainnya adalah dengan mengimbanginya dengan meningkatkan asupan kalium.

Disebutkan mengkonsumsi makanan bersumber kalium dapat membantu mengontrol tekanan darah tinggi atau hipertensi pada Ibu hamil. Contoh sumber makanan yang mengandung kalium yg banyak misalnya dari buah pisang atau jga kacang-kacangan.

3. Olahraga

Salah satu metode untuk menstabilkan tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah dengan mengerjakan olahraga. Umumnya orang-orang mengalami hipertensi gara-gara tubuhnya tidak lagi melakukan aktivitas atau olahraga dimana memerlukan aktivitas fisik. Olahraga bisa mengatur tekanan darah tinggi serta melancarkan peredaran darah tubuh. Jika tak terbiasa berolahraga, maka akan membuat tubuh mudah mengalami lelah waktu beraktivitas ringan. Hal ini terjadi dikarenakan faktor meningkatnya denyut jantung akibat tidak biasa dengan aktivitas fisik.

Diharapkan dengan berolahraga, maka mampu membuat jantung dan sirkulasi darah terbiasa dalam keadaan beraktivitas. Sehingga denyut jantung serta sistem sirkulasi mampu beradaptasi dan menyesuaikan peredaran darah, sehingga bisa terhindar dari hipertensi. Bagi Ibu hamil, pilihlah aktivitas atau olahraga yg tak terlalu berat bagi tubuh dan bukan mempengaruhi keadaan janin. Berkonsultasilah dengan dokter atau bidan tentang aktivitas yang cocok sesuai dengan usia kehamilannya. Secara umum, sebenarnya terdapat senam tertentu yg sederhana dilakukan oleh Ibu hamil agar tetap bisa berolahraga.

4. Istrahat yang cukup

Biasanya hipertensi pula terjadi akibat suatu faktor kelelahan tubuh. Terutama sewaktu masa hamil, maka kemampuan Ibu atau tenaga Ibu lebih terkuras sebab bobot tubuh Ibu hamil semakin meningkat seiring pertumbuhan dan perkembangan janin. Hal ini tentu memerlukan atau memakan tenaga ekstra untuk Ibu hamil disbanding biasanya. Terlebih lagi asupan nutrisi yg dikonsumsi juga terbagi atas Ibu dengan janinnya.
Disela-sela aktivitas, biasanya aktivitas rumah tangga atau kegiatan, Ibu hamil jga butuh beristrahat yg cukup. Dikatakan yakni beberapa keadaan hipertensi dapat kembali stabil setelah beristrahat yang cukup. Selain itu, dengan beristrahat juga bisa menjaga daya tahan tubuh terhadap penyakit-penyakit lainnya.

5. Hindari kafein

Untuk beberapa orang yang telah terbiasa meminum kafein, mungkin akan sulit untuk mengurangi jumlah asupannya sehari-hari, apalagi untuk berhenti. Namun ternyata dinyatakan bahwa kafein sendiri ternyata memiliki efek memperbanyak denyut jantung atau membikin jantung menjadi berdebar-debar. Ternyata hal tersebut dapat membuat terjadinya peningkatan tekanan darah atau menyebabkan hipertensi.
Dengan meningkatnya denyut jantung oleh sebab itu secara otomatis jantung juga memompa dengan cepat, hingga terjadi peningkatan curah jantung baik secara output kemudian input dari jantung. Perkara tersebut mempercepat sirkulasi beserta meningkatkan tekanan sirkulasi darah yang mengalir ke seluruh tubuh. Akibatnya hal ini akan menyebabkan terjadinya hipertensi. Oleh karenanya, Ibu hamil yg mempunyai kebiasaan mengkonsumsi kafein sebaiknya mulai mengurangi asupan kafein bahkan dihindari terlebih dulu untuk sementara. Kafein sendiri terdapat pada minuman seperti kopi dan teh.

6. Konsumsi makanan penurun tekanan darah

Beberapa makanan juga dikatakan dapat memberikan efek menurunkan tekanan darah. Hal ini paling sering dilakukan dan paling banyak dicoba oleh masyarakat walaupun bagi beberapa orang hasilnya mungkin mesih kurang memuaskan. Beberapa makanan yg bisa menurunkan tekanan darah dan sering dikonsumsi sehari-hari misalnya buah jeruk, coklat, ikan, serta bawang putih. Sebaiknya jangan sembarang mengkonsumsi sesuatu yg masih jarang dikonsumsi terutama waktu keadaan hamil. Sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter tentang makanan yg dikonsumsi.

7. Obat medis dan herbal

Baca Juga : Manfaat spirulina untuk payudara

Saat ini mengkonsumsi obat jadi cara yg cukup efektif andalan menangani hipertensi. Sebenarnya banyak jenis obat dengan cara kerja yg berbeda-beda dalam proses menurunkan tekanan darah. Namun, apapun obat ini, baik secara medis ataupun obat herbal, maka Ibu hamil sebaiknya tetap harus berkonsultasi dengan dokter. Hal itu bertujuan agar Ibu hamil tidak sembarangan mengkonsumsi obat, sebab sembarang mengkonsumsi obat terutama obat golongan tertentu yg bersifat toksik dan teratogenik, bisa mempengaruhi kesehatan Ibu saat hamil dan juga kesehatan janin.

8. Hindari stres

Salah satu faktor pemicu terjadinya peningkatan tekanan darah ataupun hipertensi ialah keadaan pikiran yg lelah atau mengalami stres. Dalam keadaan stres terjadi peningkatan hormon stres juga yg nyatanya memiliki dampak mempengaruhi sistem sirkulasi darah dan menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah. Faktor aktivitas berat, perubahan bentuk tubuh, serta pengalaman baru pertama kali mengandung juga paling sering menyebabkan Ibu hamil mengalami stres. Akibatnya hal tersebut memicu terjadinya hipertensi bagi Ibu hamil.

apa spirulina 9. Konsumsi Saplement kesehatan

Saplement kesehatan yang paling di anjurkan untuk menurunkan hipertensi pada ibu hamil adalah Spirulina. Kenapa Spirulina?
Karena Spirulina ialah organisme paling awal di Bumi yg timbul 3 milyar tahun yang lalu. Sebuah tanaman ganggang yg tumbuh di laguna tropis. Studi menunjukkan bahwa 1 gram Spirulina setara dengan 1000 gram dari buah-buahan kualitas tinggi serta jumlah nutrisi dalam sayuran.
Spirulina mengandung 18 jenis asam amino esensial, vitamin, karotenoid, antioksidan, phycocyanin, klorofil dan lainnya. Oleh WHO disebut sebagai “suplemen orang abad 21 yang terbaik“

Cara untuk menurunkan tekanan darah ini sendiri yaitu dengan mengurangi stres itu sendiri. Ibu hamil pula perlu mencari hiburan ataupun refresing untuk menyegarkan pikiran. Ada banyak sekali cara tuk menenangkan pikiran, hal tersebut tergantung dari keinginan Ibu hamil. Ibu hamil pula bisa mencoba misalnya dengan beristrahat, berkumpul dan bercengkrama dengan keluarga, menonton, membaca, jalan-jalan atau melakukan kegiatan menyenangkan lainnya.

 

Harga Spirulina Plus Capsule Green World Rp 270.000,- / Botol

  

Dapatkan Spirulina greend world yang Asli hanya di ManfaatSpirulina.net

Kunjungi Toko Online Kami di www.ObatHerbalIndonesia.com

 

Disclaimer : Hasil positif yang di pakai pelanggan kami, tidak menjadi jaminan bahwa hasil yang sama akan anda dapatkan. Dan semua informasi yang ada di website ini bersifat informatif dan kami tidak mengklaim bahwa produk ini pasti menjamin keberhasilan. Semua manfaat yang kami sebutkan pada produk Spirulina Plus Capsule Green World Suplemen hasilnya akan bervariasi pada tiap orang. Kami juga menyarankan anda untuk lebih dahulu berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan produk kami. 

 

Manfaat Spirulina

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
*

error: Content is protected !!